Postingan

TOKOH-TOKOH SENI POSTER

Gambar
1. Jules Cheret Gambar Jules Cheret Lahir di Paris untuk keluarga miskin tapi kreatif pengrajin, Cheret memiliki pendidikan yang sangat terbatas. Pada usia tiga belas tahun, ia mulai magang tiga tahun dengan lithographer dan kemudian minatnya dalam lukisan menyebabkan dia untuk mengambil kursus seni di École Nationale de Dessin. Seperti kebanyakan artis yang masih muda lainnya, Cheret mempelajari teknik berbagai seniman, masa lalu dan sekarang, dengan mengunjungi Paris museum. Dari 1859-1866, ia dilatih di litografi di London, Inggris, di mana ia sangat dipengaruhi oleh pendekatan Inggris untuk desain poster dan pencetakan. Saat kembali ke Prancis, Cheret membuat iklan poster hidup untuk kabaret, ruang musik, dan teater seperti Eldorado, Olympia, Folies Bergère, Théâtre de l'Opéra, Alcazar d'Ete dan Moulin Rouge. Dia menciptakan poster dan ilustrasi untuk satir mingguan Le Courrier français. Karya-karyanya dipengaruhi oleh adegan kesembronoan digambarkan dalam karya-kar

ZAMAN KEEMASAN POSTER

Poster adalah lembar pengumuman yang bertujuan untuk menyampaikan informasi / pesan bahkan ajakan yang ditempatkan di ruang publik atau tempat yang dapat dibaca oleh umum. Bahasa yang dipergunakan untuk membuat poster harus singkat, padat, menarik, dan persuasif. Secara fisik poster berbentuk media cetak berukuran besar yang di pasang tembok atau permukaan sejenis. Umumnya poster terdiri dari teks dan elemen visual, selain itu ada juga poster yang berisi seluruhnya teks atau seluruhnya visual. Poster dirancang untuk menarik perhatian sekaligus menyampaikan informasi persuasif bahkan provokatif. Negara Perancis, khususnya Kota Paris, di akhir abad 19 hingga beberapa dekade awal abad 20, telah menjadi pusat perkembangan poster modern. Penulis Perancis Guillaume Apollinairemenggambarkan hubungan berbagai jenis publikasi modern dan kehidupan Kota Paris pada masa itu: "Katalog, poster, dan berbagai pamflet iklan... . Percayalah pada saya, semua ini adalah puisi zaman (modern) kita"

PRINSIP-PRINSIP CETAK DATAR

Gambar
Cetak datar merupakan salah satu jenis teknik seni rupa grafis yang cukup populer di bidang seni grafis. Disebut cetak datar karena bagian BTM (Bagian tidak mencetak) memiliki tinggi yang sama dengan BM (Bagian Mencetak). Atau yang lebih jelasnya, klisenya yang permukaannya berupa bidang datar dengan prinsip saling menolak dan menerima antara lain tinta dan air. Teknik cetak datar sendiri terdiri dari beberapa macam, salah satunya adalah monotype atau monoprint yang menjadi bagian penting dalam perkembangan seni grafis di masyarakat eropa ataupun Indonesia. Prinsip kerja teknik cetak ini yaitu, menggunakan acuan berupa plat yang sudah terdapat bagian BM dan BTM, selanjutnya bagian BM akan menarik tinta sedangkan bagian BTM akan menarik air (tujuan BTM menarik air agar tinta tidak mengenai BTM, karena jika tinta menyinggung bagian BTM yang terjadi adalah hasil akhir tidak akan menampilkan image/gambar sesuai dengan platnya - Blank (Hitam semua)). Tinta yang sudah mengenai plat selanj